Di dalam dunia kedokteran gigi modern menawarkan berbagai spesialisasi untuk mengatasi masalah kesehatan dan estetika mulut yang beragam. Di antara spesialisasi yang paling terkenal antara lain adalah Ortodonti dan Prostodontik. Kedua spesialisasi tersebut sering kali menjadi subjek kebingungan bagi masyarakat awam, meskipun keduanya memiliki fokus dan lingkup praktik yang sangat berbeda. Memahami perbedaan Ortodonti dan Prostodontik merupakan hal yang sangat penting bagi pasien yang sedang mempertimbangkan perawatan untuk senyum mereka.
Di pembahasan kali ini Anda akan mengetahui perbedaan dari spesialisasi Ortodonti dan Prostodontik. Oleh sebab itu, silahkan Anda simak penjelasan berikut dari Opal sampai akhir.
Penjelasan Tentang Spesialisasi Ortodonti
Ortodonti, atau yang lebih dikenal sebagai Ortodonsia, adalah cabang kedokteran gigi yang berfokus pada diagnosis, pencegahan, intersepsi, dan koreksi maloklusi (susunan gigi yang tidak ideal), serta ketidaksesuaian wajah dan rahang.
Fokus Utama Ortodonti adalah pada pergerakan gigi dan modifikasi pertumbuhan rahang untuk mencapai gigitan yang sehat dan fungsional. Perawatan ortodontik bertujuan untuk meluruskan gigi yang berjejal, renggang, atau miring, serta mengoreksi hubungan gigitan seperti gigitan silang (crossbite), gigitan terbuka (open bite), gigitan dalam (deep bite), dan tonjol gigi yang berlebihan (overjet).
Perawatan yang Ditangani Ortodonti:
Dokter gigi spesialis Ortodonti (Ortodontis) menggunakan berbagai alat untuk memberikan tekanan terarah pada gigi, seperti kawat gigi (behel gigi) konvensional atau estetika, aligner bening yang dapat dilepas (misalnya, Invisalign), serta alat fungsional dan penahan (retainer) untuk mempertahankan hasil perawatan. Tujuan akhirnya adalah mencapai oklusi (hubungan gigitan) yang seimbang, sehat, dan sekaligus meningkatkan harmoni estetika wajah.
Penjelasan Tentang Spesialisasi Prostodontik
Prostodontik adalah spesialisasi kedokteran gigi yang berfokus pada restorasi dan penggantian gigi yang hilang atau struktur mulut dan maksilofasial yang rusak. Spesialisasi ini sering disebut sebagai “arsitek” mulut karena perannya dalam merancang dan menempatkan prostesis (gigi tiruan) untuk mengembalikan poin struktural dan fungsi mulut.
Fokus Utama Prostodontik adalah mengembalikan kemampuan mengunyah, berbicara, dan penampilan estetika setelah terjadi kehilangan atau kerusakan parah pada gigi. Prostodontis menangani kasus-kasus gigi yang rusak parah, aus, atau lemah, serta secara komprehensif mengganti satu atau lebih gigi yang hilang, atau seluruh gigi di rahang.
Perawatan yang Ditangani Prostodontik:
Dokter gigi spesialis Prostodontik (Prostodontis) menguasai berbagai prosedur restoratif dan penggantian yang kompleks, meliputi pemasangan Mahkota (Crown) dan Jembatan (Bridge), pembuatan Gigi Tiruan (Denture) baik lepasan maupun permanen, perencanaan dan restorasi di atas Implan Gigi (pilar utama dalam prostodontik modern), serta pemasangan Veneer untuk perbaikan estetika. Mereka juga bertanggung jawab atas Rehabilitasi Mulut Penuh (Full Mouth Rehabilitation) yang memerlukan rekonstruksi menyeluruh.
Perbedaan Ortodonti dan Prostodontik
Perbedaan mendasar antara kedua spesialisasi ini terletak pada fokus tugas pokok mereka:
- Ortodonti berfokus pada pergerakan dan penataan ulang susunan gigi dan rahang yang sudah ada. Tujuannya adalah memperbaiki masalah posisi dan hubungan gigitan.
- Prostodontik berfokus pada pembuatan dan penempatan pengganti atau restorasi buatan untuk gigi yang hilang atau rusak parah. Tujuannya adalah mengembalikan fungsi dan bentuk.
Meskipun berbeda, keduanya adalah pilar penting dalam kedokteran gigi modern yang sering kali saling melengkapi. Misalnya, sebelum pemasangan implan gigi (Prostodontik), mungkin diperlukan penataan posisi gigi yang tersisa (Ortodonti) untuk menciptakan ruang yang ideal.
Akhir Kata
Ortodonti dan Prostodontik sama-sama bertujuan meningkatkan kesehatan mulut dan kualitas senyuman, namun melalui jalur yang berbeda. Jika Anda menghadapi masalah gigi tidak rata, berjejal, atau memiliki masalah hubungan gigitan, spesialis Ortodonti adalah yang Anda butuhkan. Sementara itu, jika kebutuhan Anda adalah mengganti gigi yang hilang, memperbaiki gigi yang patah/aus, atau rekonstruksi senyum yang parah, spesialis Prostodontik adalah ahlinya.
Di Opal Dental Indonesia, tim spesialis kami yang terpadu siap untuk mengevaluasi kondisi Anda secara komprehensif. Kami akan merancang rencana perawatan yang paling optimal, apakah itu melibatkan koreksi posisi gigi, penggantian gigi, atau kombinasi keduanya, untuk memastikan Anda mendapatkan senyum yang sehat, fungsional, dan indah.